MATASEMARANG.COM – Tim pemantau penyembelihan hewan kurban Iduladha 2026 dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung menemukan sejumlah sapi kurban terinfeksi cacing hati (Fasciola hepatica).
Temuan ini terjadi saat pelaksanaan pemotongan hewan di kantor ranting Muhammadiyah Kota Temanggung.
Kepala UPTD Puskeswan dan Balai Inseminasi Buatan DKPPP Temanggung Nurul Hasanah menyebut dari tujuh ekor sapi yang disembelih, empat di antaranya terindikasi terinfeksi.
“Organ hati yang terinfeksi langsung diamankan untuk kemudian dimusnahkan, agar tidak tercampur dengan daging kurban yang dibagikan,” ujarnya.
Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap jeroan dan organ dalam hewan pascapenyembelihan. ingkat kerusakan organ pada sapi yang terinfeksi bervariasi.
“Cacing hati dan jaringan sekitarnya kita afkir untuk dimusnahkan. Sebagian akan dikirim ke laboratorium untuk identifikasi jenisnya,” jelas Nurul.
Meski ada temuan kasus cacing hati, DKPPP Temanggung memastikan daging kurban tetap aman dikonsumsi.
Syaratnya, bagian yang terinfeksi dipisahkan dan proses pengolahan dilakukan hingga matang sempurna.

















