Diskusi Praktik Baik Makan Bergizi Gratis Bakal Hadirkan Pakar Nasional dan Internasional

Antusiasme terhadap kegiatan ini sangat tinggi, terbukti dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 178 orang dari total kuota 200 peserta hingga Minggu, 26 April 2026. Dalam rangkaian acara tersebut, Agustina Wilujeng diagendakan menerima ketetapan resmi sebagai MUFPP Steering Committee Regional Asia Pasifik, sebuah posisi strategis dalam jaringan kebijakan pangan perkotaan dunia.

“Skala nasional acara ini terlihat dari hadirnya delegasi 19 kota yang mewakili berbagai wilayah Indonesia, seperti perwakilan dari Pekanbaru, Surakarta, Yogyakarta, hingga Tual. Kolaborasi ini modal besar untuk menyelaraskan standar gizi dan tata kelola di daerah,” tuturnya.

BACA JUGA  Pemkot Semarang Berencana Dirikan Akademi Bonsai

Substansi diskusi dipertajam melalui paparan teknis dari Sabbat Christian Jannes (Kemenko Pangan) mengenai pilar produksi dan distribusi.

Bacaan Lainnya

Pakar gizi dari IPB University, Prof. Ahmad Sulaeman, serta Agus Rusly (KLH) turut bersiap menyajikan analisis terkait keamanan gizi dan manajemen sisa makanan agar program berjalan dengan semangat zero waste.

Sebagai langkah konkret, para peserta bakal melakukan tinjauan lapangan (Field Visit) pada Kamis, 30 April 2026. Lokasi yang dituju meliputi SPPG Polri Polda Jateng 1, SPPG Kedungmundu 2, dan SPPG Pedalangan sebagai pusat produksi gizi.

BACA JUGA  70 Vendor Meriahkan Grand Wedding Expo 2026 

Rombongan juga direncanakan meninjau Sandi Buana Farm untuk melihat rantai pasok pangan, serta Galeri Batik Alam Malon sebagai representasi pemberdayaan ekonomi lokal yang berbasis keberlanjutan.

“Sinergi dengan para ahli dan tinjauan langsung ke unit-unit pelayanan ini menjadi modal bagi tiap daerah. Kita ingin standar gizi yang tinggi dan keamanan pangan yang ketat menjadi fondasi utama kesuksesan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Pos terkait