Diskusi Publik tentang Reformasi Jilid II, Begini Kata Pengamat

diskusi publik reformasi jilid II
diskusi publik reformasi jilid II

Ia mengatakan bahwa pemerintah perlu memastikan kejelasan sasaran penerima manfaat, mekanisme rekrutmen pengelola, hingga sistem distribusi program agar tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya pelibatan institusi sosial seperti sekolah dan komunitas lokal dalam pelaksanaan program.

Selain itu, NHS juga menyoroti pentingnya efektivitas penggunaan anggaran negara. Ia mencontohkan program penanganan stunting yang seharusnya difokuskan pada kebutuhan utama, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan anak.

Dalam diskusi tersebut Evantio Yudhistira menyampaikan tentang pentingnya ruang diskusi ilmiah sebagai sarana membangun kesadaran kolektif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Surya Paloh Dukung Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto

“Diskusi seperti ini memang dibutuhkan oleh bangsa kita saat ini. Diskusi yang ilmiah, penuh dialektika, menjadi kebutuhan bersama. Apa yang kita lakukan untuk bangsa saat ini membutuhkan persatuan nasional, dan salah satu bentuknya adalah ruang diskusi seperti ini,” kata Evantio.

Dirinya mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh arus informasi yang bias, termasuk algoritma media sosial yang dinilai kerap memunculkan konten bernuansa negatif dan emosional. Menurutnya, masyarakat perlu melihat situasi secara objektif dan menyeluruh dalam menilai berbagai kebijakan maupun langkah yang diambil negara.

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Lakukan Terobosan, Libatkan Marinir Jaga Bantaran Sungai di Jabar

“Kita harus melihat situasi secara objektif, jangan sampai termakan algoritma atau emosi yang terus menampilkan keburukan. Kita harus melihat secara menyeluruh apa yang dilakukan negara saat ini,” ujarnya.

Pos terkait