MATASEMARANG.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja di Ngaliyan, Kota Semarang.
Mentan meninjau persawahan sekaligus menyerahkan bantuan traktor kepada kelompok tani untuk mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di Semarang.
“Kalau saya kasih satu traktor, bisa dipakai?,” kata Mentan kepada para petani saat melakukan peninjauan perkembangan persawahan di Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.
Dalam dialog dengan petani di wilayah itu, Mentan langsung menghadiahi satu unit traktor kepada kelompok tani usai mendengar curahan hati petani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Bantuan diputuskan seketika setelah Mentan melihat para petani, yang mayoritas ibu-ibu, masih menanam padi secara manual di sawah tersebut.
Amran menghampiri para petani dan berbincang santai mengenai kondisi usaha tani mereka. Di sela percakapan, ia menawarkan bantuan traktor kepada kelompok tani agar pekerjaan mengolah lahan menjadi lebih cepat dan efisien.
Salah seorang petani, Jadiyah, mengaku khawatir tidak mampu mengoperasikan alat tersebut. Mendengar hal itu, Mentan segera menawarkan solusi agar traktor tersebut tetap memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani.
“Kalau belum bisa mengoperasikan, disewakan saja. Kan sewanya sekitar satu juta rupiah per hektare. Nanti bisa menjadi tambahan pendapatan kelompok,” ujar Mentan dalam keterangan pada Kamis.
Mentan kemudian meminta jajarannya segera mencatat identitas kelompok tani agar bantuan dapat segera diproses.

















