172 SPPG di Pati Dievaluasi Total usai 400-an Siswa Keracunan MBG

MATASEMARANG.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemerintah Kabupaten Pati mengevaluasi total 172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah ini menyusul 400 lebih siswa terindikasi keracunan setelah mengonsumsi MBG.

Evaluasi tersebut sekaligus untuk memastikan seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) menjalankan proses penyiapan makanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Wakil Kepala BGN Trenggono dalam keterangan resmi di Jakarta pada Jumat menegaskan  evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya BGN memperkuat pengawasan, sekaligus memastikan pembenahan tata kelola yang terus dilakukan sejak kepemimpinan baru berjalan secara konsisten di seluruh SPPG.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Polri Diminta Usut Dugaan Polisi Beri Rp20 Juta kepada Mahasiswa saat Unjuk Rasa

“Semenjak kepemimpinan yang baru, kami sudah berupaya semaksimal mungkin memperbaiki tata kelola dan menyiapkan dapur-dapur ini dengan baik. Namun di antara semua, ada satu-dua mungkin yang tidak sesuai dengan SOP, tidak patuh terhadap tahapan-tahapan penyiapan makanan. Ini yang harus kami  evaluasi terus,” kata Trenggono.

Ia menegaskan BGN tidak akan menoleransi SPPG yang berdasarkan hasil evaluasi dinilai tidak layak atau tidak mampu memenuhi standar keamanan dalam penyediaan makanan.

“SPPG seperti yang saya sampaikan pada yang lalu, yang jelas dihentikan sementara (suspend). Mungkin kalau dapurnya jelek, suspend permanen. Itu sudah komitmen kami di BGN,” tuturnya.

BACA JUGA  Prabowo: Kaji Ulang Sasaran Penerima MBG

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti evaluasi tersebut dengan memeriksa langsung seluruh SPPG di wilayah tersebut bersama jajaran pemerintah daerah (pemda) dan lintas sektor guna memastikan kondisi serta kesiapan masing-masing dapur.

Pos terkait