Polri Diminta Usut Dugaan Polisi Beri Rp20 Juta kepada Mahasiswa saat Unjuk Rasa

Abdullah
Anggota DPR RI Abdullah

MATASEMARANG.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diminta mengusut dugaan suap Rp20 juta oleh oknum polisi ke mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) saat aksi demonstrasi di Jakarta beberapa waktu lalu. Pengusutan itu harus dilakukan secara transparan dan akuntabel untuk menjawab keraguan publik terhadap penuntasan kasus tersebut.

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengingtkan bahwa pembiaran terhadap narasi dugaan keterlibatan oknum polisi dalam kasus tersebut berpotensi memunculkan berbagai spekulasi dan persepsi negatif di tengah masyarakat. Pengusutan itu diperlukan untuk mencegah berkembangnya berbagai spekulasi dan persepsi negatif terkait netralitas aparat.

BACA JUGA  Prabowo dan Lula Rayakan Bersama Ultah, Ada Beda Cara Padamkan Api Lilin

“Polri harus melakukan investigasi untuk membuktikan benar atau tidaknya pernyataan tersebut. Investigasi ini penting untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” kata Abdullah dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Bacaan Lainnya

Dia pun meyakini institusi Polri memiliki mekanisme pengawasan internal yang mampu mengusut dugaan tersebut secara profesional dan transparan. Oleh karena itu, ia mengharapkan setiap informasi yang berkembang dapat ditindaklanjuti secara objektif berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada.

BACA JUGA  Isu AS Bebas Masuki Ruang Udara RI, Ini Respons TNI

“Ini harus diungkap secara terang benderang. Jika benar ada intervensi, berarti oknum tersebut telah menyalahgunakan kewenangannya dan harus diberikan sanksi,” kata Abdullah.

Menurut dia, Komisi III DPR RI siap membantu proses pengungkapan kasus tersebut melalui fungsi pengawasan yang dimiliki DPR. Salah satu opsi yang dapat dilakukan adalah meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan BEM FH UBK maupun Polri, apabila diperlukan dalam rangka mendapatkan gambaran yang utuh mengenai peristiwa tersebut.

Pos terkait