Kesibukan Gus Yahya usai Purnatugas sebagai Ketua Umum PBNU

  • Saya juga merupakan pendiri dari yayasan keagamaan global berbasis di Amerika Serikat bernama Bayt ar-Rahmah

MATASEMARANG.COM – Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan dirinya akan kembali berkonsentrasi pada agenda dialog antaragama dan penguatan gerakan Islam kemanusiaan atau humanitarian Islam.

Gus Yahya, Selasa, mengatakan fokus tersebut akan dijalankan melalui sejumlah lembaga internasional yang telah didirikannya, antara lain Center for Shared Civilizational Values (CSCV) atau Pusat Nilai-Nilai Peradaban Bersama.

BACA JUGA  10.000 Orang Bakal Hadiri Resepsi Harlah Ke-100 NU di Istora Senayan

“Yayasan yang didirikan oleh saya, yang bertindak sebagai sekretariat permanen untuk mengurusi dan mengelola pergerakan global forum Religion of Twenty (R20) adalah Center for Shared Civilizational Values (CSCV) atau Pusat Nilai-Nilai Peradaban Bersama,” kata Gus Yahya dalam keterangannya di Jombang, Selasa.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, CSCV menjadi sekretariat permanen yang mengelola pergerakan global forum R20, yang mempertemukan para pemimpin agama dari berbagai negara untuk membangun dialog mengenai nilai-nilai peradaban bersama.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Tunaikan Umrah, Cium Hajar Aswad

Selain CSCV, Gus Yahya mengatakan dirinya merupakan pendiri yayasan keagamaan global yang berbasis di Amerika Serikat.​​​​​​ Yakni Bayt ar-Rahmah Li ad-Da’wa al-Islamiyah Rahmatan li al-‘Alamin.

“Selain CSCV, saya juga merupakan pendiri dari yayasan keagamaan global berbasis di Amerika Serikat bernama Bayt ar-Rahmah,” ujarnya.

Kedua lembaga tersebut, kata dia, selama ini bekerja sama dengan PBNU dalam mengembangkan gerakan Humanitarian Islam dan menyelenggarakan forum dialog lintas agama dengan melibatkan pemimpin agama dari berbagai negara.

Pos terkait