Dari Malaysia, Jokowi Berseru: Dunia Wajib Bikin PBB Baru

  • PBB harus berubah dan mendefinisikan kembali sistem, proses, dan strategi untuk bekerja lebih baik, guna mewujudkan dunia yang lebih baik dan menjadi lebih relevan

MATASEMARANG.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo menilai tantangan yang dihadapi seluruh dunia saat ini makin kompleks, dengan konflik yang berkaitan dan lintas batas, sehingga dunia harus membangun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2.0 yang baru.

“Kita membutuhkan lembaga global yang lebih kuat, mediasi global yang lebih kuat, dan diplomasi global yang lebih kuat untuk menjaga perdamaian. Sekarang, kita harus bergerak melampaui Perserikatan Bangsa-Bangsa edisi lama dan membangun edisi baru, Perserikatan Bangsa-Bangsa 2.0 yang baru,” kata Jokowi.

BACA JUGA  Kaesang Yakin PSI Jadi Partai Besar pada 2029

Hal tersebut disampaikan Joko Widodo dalam pidatonya di acara Penang Peace Dialogue (Dialog Perdamaian Penang) yang diselenggarakan di Penang, Malaysia, Minggu.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan saat ini tantangan yang dihadapi dunia semakin kompleks. Konflik saling berkaitan, dan dampaknya melintasi batas negara.

Oleh karena itu, menurutnya, PBB harus berubah dan mendefinisikan kembali sistem, proses, dan strategi untuk bekerja lebih baik, guna mewujudkan dunia yang lebih baik dan menjadi lebih relevan.

BACA JUGA  KPK Buka Peluang Periksa Bobby Nasution Terkait Korupsi Proyek Jalan

“Karena kemakmuran yang berkelanjutan hanya dapat dicapai ketika setiap negara memilih perdamaian daripada konflik. Kerja sama daripada persaingan dan kolaborasi daripada perpecahan,” jelasnya.

Jokowi menyampaikan bahwa tidak ada negara yang dapat berhasil sendirian, tidak ada bangsa yang dapat makmur dalam konflik, dan tidak ada perdamaian yang dapat dibangun tanpa kepercayaan.

Di bagian lain dia juga menyebut Asia Tenggara telah menjadi lebih dari sekadar kawasan yang beragam, melainkan juga telah menjadi contoh nyata tentang bagaimana peradaban dapat hidup berdampingan, belajar satu sama lain, dan tumbuh bersama.

Pos terkait