- Debit air baku di Semarang Selatan menipis, PDAM lakukan giliran air per 12 jam pada 5.000 sambungan rumah di wilayah selatan
MATASEMARANG.COM – Dampak musim kemarau yang makin terik menyebabkan penurunan debit air baku PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.
Penurunan debit hingga 25,4 persen ini memicu gangguan distribusi air di kawasan Semarang Selatan, khususnya wilayah dengan elevasi geografis yang tinggi.
Kabag Produksi 1 PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Agung Purwantoro menjelaskan bahwa pasokan air baku untuk wilayah Semarang Selatan yang bersumber dari daerah Ungaran dan Gunungpati menyusut dari rata-rata normal 561 liter per detik (LPS) menjadi sekitar 418 LPS.
“Awalnya kami sempat mengumumkan opsi giliran dua hari sekali pada Hari Senin. Namun, setelah tim teknik melakukan evaluasi dan rekayasa aliran, kami bisa tingkatkan menjadi skenario giliran 12 jam sekali,” jelas Agung di Kantor PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Rabu 16 September 2026.
Skenario pembagian aliran air 12 jam sekali ini dibagi menjadi dua zona wilayah pelayanan:
- Zona Sisi Barat (Karangrejo, Pentul, dan sekitarnya): Aliran air mengalir mulai pukul 19.00 WIB malam hingga 07.00 WIB pagi.
- Zona Jatiluhur (Jatiluhur, Jangkrik, Perbalan, Saptamarga, Tamtama, dan Brigjen Katamso): Aliran air mengalir mulai pukul 07.00 WIB pagi hingga 19.00 WIB malam.
Agung mengimbau sekitar 5.000 Sambungan Rumah (SR) yang terdampak di wilayah Semarang Selatan untuk menyediakan tandon atau penampungan air mandiri. Keberadaan tandon sangat penting untuk menyimpan pasokan air saat jadwal aliran sedang menyala.
“Kami sarankan pelanggan memikirkannya dengan menampung air di tandon saat jadwal aliran menyala. Pasokan ini bisa digunakan sebagai cadangan di 12 jam berikutnya ketika aliran sedang mati,” tuturnya.
Pihaknya memastikan bahwa skenario giliran ini hanya berdampak pada sebagian wilayah Semarang Selatan.
Sementara itu, untuk wilayah pelayanan Semarang Barat, Utara, dan Pusat dipastikan tetap aman karena ditopang oleh Pengolahan Air Kaligarang dan SPAM Semarang Barat.


















