MATASEMARANG.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Soedirman menggelar Workshop Percepatan Pendirian Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai langkah strategis menjawab kebutuhan nasional akan dokter spesialis.
Adapun tujuh prodi spesialis yang tengah dipersiapkan meliputi PPDS Pulmonologi, Bedah, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Dermatovenerologi, Patologi Anatomi, dan Oftalmologi.
Dekan FK Unsoed, Dr. dr. M. Mukhlis Rudi Prihatno, M.Kes., M.SI.Med., Sp.An-KNA, menyampaikan bahwa kebutuhan SDM dokter spesialis di Indonesia terus meningkat. Pemerintah saat ini mendorong dua skema pemenuhan, yaitu Hospital Based dan University Based.
“Semua program sama baiknya, dan Indonesia sangat membutuhkan dokter spesialis dalam jumlah besar,” ungkapnya.
Mukhlis menambahkan bahwa berdasarkan informasi dari Direktorat Kelembagaan Diktisaintek, hanya tersisa tiga perguruan tinggi yang belum memasukkan dokumen ke sistem SIAGA, salah satunya Unsoed.
“Progres ini sangat ditunggu. Setelah workshop ini, kami berharap seluruh tim segera mengunggah dokumen persyaratan ke SIAGA,” tegasnya.
Workshop yang berlangsung di Hotel Java Heritage Purwokerto ini dibuka oleh Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, rektor memaparkan profil terkini Unsoed yang telah memiliki 103 program studi, dengan hampir 60 persen berakreditasi Unggul atau A.
“Ini menjadi semangat bagi Unsoed untuk menambah program studi, terutama yang dibutuhkan pemerintah terkait pemenuhan SDM spesialis,” ujar Rektor.


















