Hari Ke-10, Tim SAR Masih Berjibaku Cari Korban Longsor Cilacap

MATASEMARANG.COM – Para petugas Tim SAR gabungan masih berjibaku mencari korban tanah longsor di Cilacap, yang hingga Sabtu belum ditemukan.

Ppencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari ke-10 dengan memfokuskan upaya pada dua lokasi kerja yakni Worksite A-1 dan B-1, menggunakan evakuasi manual dan alat berat.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap Priyo Prayudha Utama di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Sabtu, mengatakan penambahan personel dilakukan di Worksite A-1 karena proses evakuasi memerlukan penggunaan alat konstruksi dan peralatan ekstraksi manual.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Berdiri di Atas Drainase, 15 PKL Liar di Pengapon Digusur Satpol PP

“Di Worksite B-1 kami mengerahkan alat berat di titik-titik yang telah ditandai untuk mempercepat pencarian,” katanya.

Ia mengatakan hal itu dilakukan karena masih ada dua korban dalam pencarian, masing-masing satu orang di dua worksite tersebut.

Terkait kemungkinan perpanjangan operasi pencarian, dia mengatakan keputusan akan diambil setelah evaluasi pada Sabtu (22/11) sore

“Kita lihat apakah ada tanda-tanda yang menguatkan untuk korban bisa kita evakuasi atau tidak,” kata Priyo.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11) pekan lalu sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

BACA JUGA  Situs Gunung Padang Dibangun pada Tahun 6000 Sebelum Masehi

Berdasarkan data sementara hingga hari ke-10 operasi pencarian, Sabtu (22/11), pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, tercatat sebanyak 21 orang.

Pos terkait