IMF pun mengapresiasi kebijakan yang kredibel serta langkah-langkah lain yang dilakukan Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomian.
Purbaya juga menjelaskan Pemerintah Indonesia mengambil manuver strategi dengan mengubah arah kebijakan fiskal sejak akhir tahun lalu, yang dampaknya sudah mulai terlihat pada perekonomian saat ini.
Perubahan strategi itu juga membuat Indonesia memiliki kemampuan merespons tekanan yang lebih baik, termasuk ketika harga minyak dunia melambung tinggi.
Di depan IMF dan Bank Dunia, Purbaya menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia mampu mencetak pertumbuhan 5,4-6 persen pada 2026 meski di tengah ketegangan global yang sedang berlangsung. [Ant]


















