Jangan “Lapar Mata” saat Iduladha

MATASEMARANG.COM – Hari Raya Iduladha merupakan momentum ketika banyak orang memiliki kesempatan menyantap hidangan berbahan daging ruminansia, seperti sapi dan kambing.

Selain itu, kuah bersantan juga acap menjadi penambah nikmat masakan berbahan daging, seperti gulai dan tongseng.

Sepanjang dikonsumsi dalam batas wajar, menu berbahan daging dan santan tidak menjadi masalah bagi seorang yang sehat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kemenag Klarifikasi Video Viral Nasaruddin Umar Soal Larangan Kurban

Kendati demikian, dr. Irwan Heriyanto, MARS mengingatkan masyarakat untuk mengontrol pola makan saat Iduladha. Kadar konsumsi daging dan makanan bersantan serta tinggi lemak jangan malah memicu gangguan kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi, kolesterol, maupun penyakit metabolik lainnya. 

“Kalau berkaitan menjalani Iduladha, saya pikir itu kembali kepada diri masing-masing, jadi kita harus kontrol juga terhadap apa yang harus diperhatikan dan difokuskan dengan kebutuhan kita sendiri, apa sih yang menjadi keluhan kita,” kata dokter jebolan Universitas Indonesia itu di Jakarta, Senin.

BACA JUGA  “Kafir: Gerbang Sukma”, Cerita Sri Berlanjut Setelah 8 Tahun

Ia mengatakan masyarakat perlu menghindari pola konsumsi berlebihan meski persediaan daging kurban di rumah melimpah selama Iduladha.

“Pokoknya, apa pun yang serba berlebihan itu kalau bisa dihindari,” ujarnya.

Menurut dia, penderita hipertensi perlu lebih berhati-hati terhadap makanan khas yang kerap dihidangkan saat momen bahagia Iduladha yang umumnya mengandung garam dan santan cukup tinggi, seperti gulai hingga olahan daging berlemak.

“Terutama yang hipertensi, jangan terlalu banyak makan yang asin-asin, terutama biasanya masakan-masakan saat Iduladha seperti gulai dan lain sebagainya itu cukup berat, hindari,” katanya.

Pos terkait