Mahasiswa Unsoed Ajak Murid SD Cegah Demam Berdarah dengan 3M dan Lilin Lavender

Ilustrasi nyamuk penyebab demam berrdarah (pixabay/ MikuAalto)
Ilustrasi nyamuk penyebab demam berrdarah (pixabay/ MikuAalto)

MATASEMARANG.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Riset (UKMPR) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengajak murid SD Negeri 1 Muntang untuk mencegah demam berdarah.

Para murid diminta untuk menerapkan prinsip 3M (menguras, menutup, mengubur) untuk pencegahan penyakit demam berdarah.

Selain itu, para murid juga dikenalkan pembuatan lilin aromaterapi berbahan lavender.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Unsoed Bahas Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Buku Ajar dan Ujian Daring

Narasumber Diah Utami, mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Unsoed, menyampaikan bahwa minyak atsiri lavender mengandung senyawa linalool dan linalyl acetate yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk.

Para murid juga diajak melihat langsung praktik membuat lilin lavender dalam kelompok kecil yang didampingi volunteer.

Proses ini dilakukan dengan hati-hati karena melibatkan pemanasan minyak jelantah sebelum dituangkan ke wadah lilin.

Ketua pelaksana, Azzahra Nur Annisa, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan sejak dini.

BACA JUGA  Jubir Unsoed: Mahasiswa yang Diduga Dianiaya Terlibat Laporan Kekerasan Seksual

“Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi kesehatan mereka dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Muntang Nur Rohman menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dilaksanakan oleh mahasiswa UKMPR Unsoed.

“Semoga kegiatan Tilik Desa ini dapat memberikan pengalaman belajar langsung yang menyenangkan dan bermanfaat bagi siswa-siswi kami, serta dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan” ujarnya.

BACA JUGA  Sosialisasi Pemilihan Rektor Unsoed Periode 2026-2030 Tekankan Proses yang Tertib dan Transparan

Pos terkait