Menangi Laga Perdana, PSIS Pertajam Taktik Hadapi Semen Padang FC

Latihan PSIS (foto: I.League)
Latihan PSIS (foto: I.League)
  • PSIS bakal menantang Semen Padang FC pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27 di Stadion Patriot Bekasi, Minggu 20 September 2026
  • Pelatih WCP memfokuskan pembenahan pada aspek transisi bertahan serta strategi membongkar benteng pertahanan Semen Padang

MATASEMARANG.COM – Skuad PSIS Semarang terus mematangkan persiapan jelang laga pekan kedua Pegadaian Championship 2026/27.

Laskar Mahesa Jenar dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Semen Padang FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu 20 September 2026 malam.

Menatap duel sengit tersebut, Pelatih Kepala PSIS Widodo Cahyono Putro (WCP) memastikan anak-anak asuhnya berada dalam kondisi siap tempur usai menjalani serangkaian evaluasi taktis.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Tuntutan Belum Digubris Manajemen PSIS, Begini Sikap Panser Biru

“Pemain dalam kondisi yang cukup bagus, meski ada satu-dua pemain yang agak terkendala, namun sudah bisa pulih sebelum berangkat ke Bekasi melawan Semen Padang,” terang legenda penyerang Timnas Indonesia tersebut.

Kedua tim sama-sama mengantongi tren positif dari laga pembuka. PSIS sukses mengamankan tiga poin usai memetik kemenangan 2-1 atas PSPS Pekanbaru di hadapan 14.874 pendukungnya di Stadion Jatidiri.

Di sisi lain, Semen Padang FC juga memetik hasil maksimal setelah mencuri kemenangan 1-0 di markas Persiraja Banda Aceh.

BACA JUGA  Daftar Negara Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

Meski mengantongi modal kepercayaan diri yang tinggi, WCP menegaskan tidak ingin anak asuhnya cepat berpuas diri.

Evaluasi mendalam tetap dilakukan dari hasil pertandingan pertama.

“Persiapan kami tentunya dari hasil laga pertama, kita evaluasi bagaimana kita perbaiki transisi dari menyerang ke bertahan hingga juga beberapa aspek lainnya,” kata WCP.

Ia menambahkan, jajaran pelatih telah menganalisis kedalaman game plan milik tim Kabau Sirah demi mengeksploitasi celah di lini pertahanan mereka.

“Kita pelajari bagaimana membongkar pertahanan mereka. Kita eksplor mana-mana yang jadi titik kelemahan mereka yang mungkin bisa kita manfaatkan,” tegasnya.

Pos terkait