Petugas Pergoki Peserta Ujian Masuk Untidar Pakai Alat Bantu Dengar

Setelah dilakukan konfirmasi lebih lanjut, peserta tersebut mengakui dirinya dalam kondisi sehat dan bukan penyandang disabilitas rungu.

Temuan itu kemudian ditindaklanjuti dengan melibatkan panitia UTBK dari tim teknis untuk pemeriksaan lebih detail.

Hasilnya, petugas menemukan perangkat tambahan berupa telepon seluler serta sebuah kotak elektronik berbentuk chip yang disamarkan menggunakan sampul menyerupai kartu akses hotel sebagai bentuk kamuflase.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Ginting Tumbang di Babak 32 Besar Japan Open 2025

Prosedur ujian tetap dilanjutkan meskipun ditemukan alat bantu ilegal, panitia tetap mengedepankan prosedur kemanusiaan.

Ujian peserta sempat dihentikan sementara untuk keperluan pemeriksaan. Setelah seluruh perangkat disita, peserta tetap diperbolehkan melanjutkan sisa ujiannya hingga waktu berakhir.

Ia menuturkan setelah ujian berakhir, panitia melakukan pertemuan tertutup yang dihadiri oleh penanggung jawab lokasi, koordinator pelaksana, penanggung jawab monitoring dan evaluasi, serta koordinator teknologi informasi dan komunikasi.

Dalam pertemuan tersebut, katanya, telah disusun berita acara kecurangan. Peserta yang bersangkutan pun telah mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya.

BACA JUGA  Operasi Lanjutan, AS Berniat Gerogoti Kekuatan dari Dalam Iran

Saat ini, pihak Universitas Tidar telah melaporkan temuan dugaan kecurangan ini ke panitia UTBK tingkat nasional.

“Seluruh informasi dan barang bukti sudah kami kumpulkan. Untuk tindak lanjut atau sanksi terhadap peserta, kami masih menunggu arahan dan keputusan dari panitia pusat,” katanya. ***

Pos terkait