- DHD BPK 45 Jawa Tengah menggelar Rakerda 2026 di Gedung Wisma Perdamaian Semarang, Selasa, 27 Oktober 2026.
- Forum diikuti 87 peserta guna mengevaluasi program 2026, menyusun rencana kerja 2027, dan merumuskan rekomendasi moral pembangunan karakter.
- Acara dirangkaikan dengan penyerahan SK Kepengurusan DHC Wonogiri dan Kendal serta SK Pemancangan Bambu Runcing Pejuang 45 Purworejo.
MATASEMARANG.COM — Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD BPK 45) Provinsi Jawa Tengah resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Gedung Wisma Perdamaian, Jalan Imam Bonjol Nomor 209, Semarang, Senin, 26 Oktober 2026.
Agenda tahunan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah serta dihadiri oleh jajaran Pengurus DHD BPK 45 Jawa Tengah dan utusan Dewan Harian Cabang (DHC) dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Ketua Panitia Penyelenggara Rakerda Iwan Leksono menyampaikan bahwa forum ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memantapkan peran badan pembudayaan kejuangan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan nasional.
“Tema Musda kali ini adalah ‘Dengan Jiwa Semangat Sumpah Pemuda dan Nilai-Nilai Kejuangan 45 Kita Mantapkan Peran Badan Pembudayaan Kejuangan 45 dalam Menguatkan Harmoni Persatuan dan Kesatuan Bangsa’,” kata Iwan Leksono.
Iwan menjelaskan, Rakerda 2026 ini diikuti oleh 87 peserta yang terdiri dari 17 orang unsur Dewan Harian Daerah dan 70 orang perwakilan dari Dewan Harian Cabang se-Jawa Tengah.
Terdapat tiga agenda utama yang dibahas dalam forum ini, yaitu evaluasi pelaksanaan program kegiatan tahun 2026, penyusunan arah kebijakan dan program kerja tahun 2027, serta perumusan rekomendasi organisasi moral.
Rekomendasi organisasi tersebut dirumuskan karena posisi dan peran organisasi kejuangan dinilai semakin kurang mendapat perhatian pemerintah akibat titik berat pembangunan yang cenderung hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi.

















