“Penerapan teknologi mesin vacuum sealer tipe chamber ini dirancang untuk menghasilkan kemasan yang lebih kedap, rapi, dan higienis, sehingga produk nasi kebuli instan siap masak milik mitra memiliki daya tahan simpan yang baik serta siap bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Ketua Tim Pengabdian Polines, Suyanto, di Semarang, Selasa, 3 November 2026.
Selain menyerahkan mesin mekanis tersebut, tim Polines memberikan pelatihan pengoperasian, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), pelatihan perawatan alat, hingga pendampingan desain kemasan serta strategi pemasaran daring.
Pemilik usaha Griya Ijo Jaya Luluk Hanifah menyambut baik intervensi teknologi dari akademisi Polines yang dinilainya sangat membantu akselerasi bisnis kuliner lokal.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi usaha kami, khususnya untuk mengembangkan produk nasi kebuli instan dengan kemasan yang lebih rapi, praktis, dan menarik, sehingga kami berharap produk ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap Pemilik Griya Ijo Jaya, Luluk Hanifah.
Pengoperasian mesin vacuum sealer ini dilakukan secara sistematis mulai dari pengaturan waktu vakum dan pendinginan, penyusunan komponen bahan dalam kantong, hingga proses penyegelan otomatis pada seal bar.
Melalui pendampingan berkelanjutan dari tim pengabdi Polines, UMKM Griya Ijo Jaya diharapkan mampu menjalankan proses pengemasan secara mandiri dan berkelanjutan demi meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat Tembalang.

















