Melalui skema ini, Kemendiktisaintek menyalurkan dana sebesar Rp176,9 miliar untuk mendukung 794 proposal riset unggulan. Pendanaan ini dikelola oleh 79 PTN, 72 PTS, dan 420 mitra industri, menjadikan program tersebut salah satu kolaborasi terbesar antara dunia akademik dan industri dalam sejarah riset nasional.
Unsoed, dengan posisinya di 20 besar PTN penerima dana terbanyak, semakin menegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat dan dapat dihilirisasikan.
Keberhasilan ini juga sejalan dengan visi Unsoed untuk menjadi pusat pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal yang diakui dunia pada 2034.


















