Unsoed Dampingi Pengembangan BLK Nusakambangan

Unsoed dampingi pengembangan BLK di Nusakambangan (foto: Humas Unsoed)
Unsoed dampingi pengembangan BLK di Nusakambangan (foto: Humas Unsoed)

Sementara itu, BLK Pengolahan Sampah dioperasikan oleh 21 warga binaan dan mampu mengolah hingga 10 ton sampah per jam.

Adapun BLK Pengolahan Pupuk Organik yang melibatkan 12 warga binaan diselenggarakan bersama Unsoed.

“Keberadaan BLK di Nusakambangan merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan lahan produktif, meningkatkan kontribusi penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta memperluas kolaborasi dengan BUMN, swasta, dan perguruan tinggi,” ungkap Mashudi.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kisah Mahasiswi Sastra Jepang Unsoed Peraih IPK 3,85 yang Bermimpi Jadi Penerjemah Profesional

Melalui sinergi ini, Unsoed terus berperan aktif dalam mendukung kemandirian, pemberdayaan, dan ketahanan pangan, sekaligus memberi bekal keterampilan berharga bagi warga binaan pemasyarakatan.

Pos terkait