Di Bandara Jenderal Ahmad Yani, tercatat 48.433 penumpang datang dan 34.559 penumpang berangkat, sementara di Pelabuhan Tanjung Emas terdapat 13.951 penumpang datang.
Agustina menyampaikan bahwa Kota Semarang memang menjadi simpul penting pergerakan arus mudik dan arus balik di Jawa Tengah, sehingga koordinasi lintas instansi terus dilakukan agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.
“Kita bersyukur arus mudik maupun arus balik di Kota Semarang hingga Selasa malam terpantau lancar dan kondusif. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung di lapangan, baik rekan-rekan dari Satlantas Polrestabes Semarang, Dishub serta masyarakat yang terus bersinergi dalam melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas,” kata Agustina.
Ia menambahkan bahwa pengamanan dan pengaturan selama masa mudik dan arus balik juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Kodim, posko-posko yang didirikan oleh organisasi kemasyarakatan, serta posko yang dibentuk masyarakat secara mandiri. Kolaborasi tersebut turut mendukung terciptanya kondisi lalu lintas yang tertib dan kondusif di Kota Semarang selama periode Lebaran.
Dishub Kota Semarang bersama kepolisian dan instansi terkait terus melakukan pemantauan melalui Area Traffic Control System (ATCS) serta pengaturan langsung oleh petugas di sejumlah titik strategis.
Peningkatan arus kendaraan akibat kebijakan one way nasional terpantau terutama di beberapa simpang utama kota seperti Simpang Karyadi, Kaligarang, dan Sam Poo kong. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa lalu lintas dan pengaturan petugas di lapangan.


















