- Sempat ada informasi simpang siur terkait perbaikan rumah warga terdampak proyek Pakuwon Mall
MATASEMARANG.COM – Keraguan dan keresahan warga terdampak kerusakan bangunan akibat aktivitas pembangunan Pakuwon Mall di kawasan Gombel Kota Semarang akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat diwarnai simpang siur informasi, manajemen Pakuwon menyatakan komitmennya untuk memperbaiki seluruh kerusakan rumah warga secara menyeluruh.
Sebelumnya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Salah satu warga terdampak, Tri Wahyudi (51), mengungkapkan bahwa kondisi huniannya mengalami retak-retak struktur hingga kerusakan tanah di bagian dasar.
“Kemarin keluhannya banyak dinding yang pecah dan retak. Lantai ada yang ambles, ada yang naik, dan tanah di bawahnya ada yang kosong,” kata Tri saat ditemui di kediamannya, Rabu, 12 Agustus 2026.
Tri menjelaskan penolakan warga pada awalnya dipicu oleh informasi dari pengurus RT setempat yang menyebutkan bahwa perbaikan hanya dilakukan dengan sistem tambal sulam pada sebagian bangunan. Hal tersebut sempat membuat warga menuntut ganti untung atau pembelian lahan secara penuh.
Namun, suasana mencair setelah pihak Pakuwon memberikan penjelasan langsung kepada warga. Dalam sosialisasi terbaru, Pakuwon memastikan perbaikan mencakup seluruh bagian yang rusak tanpa terkecuali, meliputi lantai, dinding, hingga atap, serta memberikan garansi jika terjadi kerusakan susulan di kemudian hari.
“Ternyata beda kenyataannya dengan penjelasan dari Pakuwon sekarang. Penjelasannya perbaikan akan dilakukan keseluruhannya, baik lantai, atap, dan dinding. Kalau ke depannya ada kerusakan lagi, kita bisa konfirmasi lagi. Jadi dikasih garansi,” jelas Tri yang mengaku telah tinggal di lokasi tersebut sejak lahir.

















