Pihaknya mengaku akan terus turun ke jalan untuk menyuarakan tiga tuntutan tersebut jika pemerintah tidak segera bergerak melakukan perbaikan.
Ia berharap, Pemkot juga bisa terbuka dan memberikan ruang kepada mahasiswa sebagai pengontrol kondisi sosial yang ada di masyarakat.
“Harapan kami pemkot terus terbuka dengan mahasiswa, kami bukan penjahat, atau preman kami mahasiswa yang dididik secara intelektual untuk berperan mengontrol persoalan yang ada di masyarakat,” pungkasnya.


















