Atlet Silat Semarang Meninggal Pascaoperasi, RS Primaya Buka Suara

Screenshot

Mengenai riwayat penyakit bawaan seperti jantung, pihak rumah sakit menyebutkan bahwa berdasarkan anamnesis (wawancara medis) kepada pasien maupun keluarga saat pertama kali masuk, tidak ada riwayat penyakit maupun alergi yang disampaikan (disangkal).

“Saat masuk, kami pasti menanyakan keluhan, riwayat alergi, dan riwayat penyakit, dan semuanya dijawab tidak ada. Tapi seandainya ada penyakit yang tidak diketahui sebelumnya, kami pun tidak tahu,” ujar dr. Aditya.

Prosedur Anestesi dan Pengawasan Keluarga

Menjawab pertanyaan awak media mengenai jenis bius yang digunakan, dr. Aditya menjelaskan bahwa tindakan operasi pada area tangan mewajibkan penggunaan anestesi total.

Bacaan Lainnya

Kendati demikian, ia memastikan proses anestesi berjalan lancar karena pasien langsung sadar penuh dan dapat berkomunikasi usai operasi.

Ia juga mengonfirmasi bahwa saat kejadian di ruang perawatan, terdapat pihak keluarga yang turut mendampingi dan menunggu pasien di dalam kamar.

“Ada keluarga yang menunggu di dalam. Saat kami tanyakan ke pihak keluarga pun karena posisinya sama-sama sedang tidur, jadi tidak mengetahui secara persis,” imbuhnya.

Terkait langkah hukum atau visum, pihak rumah sakit menyatakan bahwa tindakan visum merupakan kewenangan pihak berwenang (kepolisian), sementara pihak rumah sakit fokus melengkapi seluruh data melalui rekam medis resmi sesuai prosedur penanganan pasien.

Pos terkait