Bahaya Mengintai di Balik Minuman Kekinian nan Lezat dan Menggoda

 “Popularitas artisan milk tea sering kali membuat masyarakat terbuai oleh cita rasa, aroma khas, dan estetika visualnya. Istilah ‘artisan’ kerap disalahartikan sebagai produk yang pasti alami atau jelas sehatnya. Oleh karena itu edukasi mengenai batas aman asupan gula dan kafein sangat krusial agar masyarakat tidak terjebak dalam gaya hidup yang merusak metabolisme tubuh,” ucap Dr. Widyatuti dikutip.

Sebagai langkah preventif di tingkat keluarga, ia membagikan sejumlah panduan edukatif untuk menikmati minuman kekinian secara bijak. Masyarakat, lanjutnya, diimbau untuk selalu memilih tingkat kemanisan (sugar level) terendah seperti less sugar 30 persen atau no sugar.

Penggunaan krimer bubuk olahan maupun krimer kental manis sebaiknya diganti dengan susu rendah lemak (low-fat) atau susu nabati (plant-based).

Pilihan topping berkalori tinggi seperti boba, cheese foam, dan puding juga sebaiknya dibatasi. Yang terpenting artisan milk tea hendaknya diposisikan hanya sebagai sajian sesekali, sementara pemenuhan cairan harian tetap bersumber utama dari air putih. ***

BACA JUGA  Immoderma Kampanyekan #CantikDariHati lewat Perawatan Aman dan Ramah di Kantong

Pos terkait