Cegah “Kongkalikong”, Pegawai Kemensos Dilarang Temui Vendor

“Jika ada bukti, kami menjadi pihak pertama yang akan melaporkan ke aparat penegak hukum. Jangan dikotori program strategis Bapak Presiden dengan praktik yang sudah bukan zamannya lagi,” cetusnya.

Adapun pengadaan perlengkapan siswa Sekolah Rakyat APBN tahun anggaran 2025-2026, termasuk sepatu, telah terdistribusi sepenuhnya kepada sekitar 32 ribu siswa di berbagai wilayah.

Setiap siswa Sekolah Rakyat mendapatkan empat pasang sepatu yang terdiri atas sepatu harian (sneakers), sepatu olahraga, sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH), dan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL).

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  PDIP Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD

Seluruh item tersebut merupakan produk dalam negeri sebagai bentuk komitmen terhadap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Berdasarkan data realisasi, harga sepatu PDL siswa memiliki pagu Rp700.000 dengan harga realisasi lelang senilai Rp640.000. Sementara untuk sepatu harian jenjang SMP dan SMA, harga realisasi mencapai Rp300.000 dari pagu Rp500.000, dan jenjang SD senilai Rp250.000.

“Ya sudah jadi untuk yang tahun 2025 ya sudah, makanya tahun ini kan alokasi untuk siswa itu sekitar 32 ribu tapi belanjanya kita buat sampai hampir 40 ribu pasang untuk jaga-jaga mungkin ada sepatu anak-anak yang memerlukan, apa pergantian karena rusak dan lain sebagainya. Jadi yang untuk tahun 2025 semuanya sudah dialokasikan ya sudah dibagikan secara keseluruhan ke siswa-siswa sekolah rakyat. Nah itu bisa dilihat lah di di sekolah-sekolah rakyat kan nanti di sana akan bisa dicek secara langsung,” kata dia menegaskan. ***

Pos terkait