“Verifikasi di websitre sang juara ini kami perpanjang sampai 4 mei 2026 karena memang ada kendala teknis,” kata Ahsan, Sabtu, 20 Juni 2026.
Menanggapi keluhan adanya sekolah atau madrasah (SD/MI) yang lupa mengunggah piagam siswa, Ahsan menegaskan bahwa kesalahan tersebut berada di pihak sekolah yang bersangkutan, bukan pada sistem Dinas Pendidikan. Sistem dinas diklaim telah berjalan sesuai ketentuan, jadwal, dan regulasi yang berlaku.
“Kalau sampai belum ke upload berarti dari sekolah yang lalai, kalau sistem pada dinas sudah berjalan sesuai dengab regulasinya,” tegasnya.
Pihaknya juga menyatakan tidak akan memberikan kelonggaran atau membuka kembali akses unggah yang telah ditutup. Menurut Ahsan, pemberian kelonggaran justru dianggap tidak adil bagi calon murid lain yang sudah disiplin mengunggah dokumen sesuai jadwal.
“Kami berkomitmen untuk tetap konsisten menjalankan proses membuka dan menutup akses website Sang Juara secara disiplin demi menjaga keadilan bagi seluruh peserta,” pungkasnya.


















