DPR: Dana Patroli Harus Ada agar Polisi Tak Minta-minta di Jalan

MATASEMARANG.COM – Anggota Komisi III DPR RI Safaruddin meminta kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengadakan kembali dana patroli atau dana Bhabinkamtibmas supaya anggota tidak lagi “minta-minta” di jalan.

Ketika masih berdinas, purnawirawan perwira tinggi Polri itu mengatakan bahwa dana patroli dan dana Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) itu tersedia dan bisa dimanfaatkan anggota. Namun, kabarnya kini anggaran itu sudah tak ada lagi.

“Itu harus dicairkan dulu, baru (anggota Polri) berangkat melaksanakan tugas, supaya di jalan nggak cari-cari lagi, enggak nyetop-nyetop lagi, enggak ngumpet-ngumpet di belakang lampu merah,” kata Safaruddin saat rapat anggaran dengan Polri di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kasus Dugaan Penipuan Seleksi Polri di Banyumas Berakhir Damai

Dia mengatakan bahwa beberapa periode lalu pun Komisi III DPR RI telah memperjuangkan agar Polri memiliki dana tersebut untuk anggotanya.

Bahkan, dana tersebut bisa didapatkan lebih besar oleh anggota bila tugasnya menyasar target-target yang memiliki risiko tinggi.

“Dulu di Kaltim saya bilang, kalau masyarakat tidak punya uang, kehabisan bensin di tengah jalan, terus ada polisi yang lewat, setop polisi itu, minta duit sama polisi, karena polisi itu ada duit (dana patroli),” kata mantan Kapolda Kaltim itu.

BACA JUGA  Murid SMAN 11 Semarang Diingatkan Waspada Kejahatan Berbasis Digital

Safaruddin juga menegaskan bahwa dana patroli untuk anggota itu harus tetap ada, terlebih lagi anggaran Polri setiap tahunnya terus mengalami peningkatan.

“Waktu dulu saja ada, sekarang harus ada. Cuman dikontrol, diawasi polres, karena yang mencairkan dana itu kan di polres, baru dibagi ke polsek,” katanya.

Pos terkait