Jawaban Seperti Debat Presiden
Usai mendengar jawaban tersebut, Gibran terlihat kagum dan menyebut jawaban santri tersebut seperti debat calon presiden.
“Wah ini kayak debat capres ini,” kata Gibran disambut tawa para hadirin.
Sementara itu, santriwati Indy Febrianti Valentina asal Jombang mengatakan dia bangga menjadi santri karena selain mencari ilmu juga dididik memiliki akhlak yang baik.
Dia menyampaikan seorang santri juga harus mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberi manfaat kepada masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.
“Seorang santri itu tidak hanya yang menetap di pondok pesantren saja tetapi seorang santri itu yang mau memiliki sifat seperti seorang santri, yaitu dia memiliki adab kepada gurunya dan dia juga setelah keluar dari sekolahnya mencari ilmu dia menerapkan ilmunya di luar sana,” kata dia.
Menanggapi jawaban kedua santri itu, Gibran menilai para santri tersebut merupakan calon pemimpin masa depan. Menurutnya, masa depan pondok pesantren akan cerah dengan hadirnya generasi penerus tersebut.
“Ini jawabannya bagus-bagus ini. Calon pemimpin semua ini. Jadi tenang saja Pak Kiai, ini generasi-generasi penerusnya luar biasa, jadi masa depan Pondok ke depan cerah,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Gibran mengatakan K.H Abd. Wahab Chasbullah merupakan seorang tokoh penggerak yang mewarisi semangat persatuan, cinta tanah air, keberanian berpikir maju, dan komitmen kuat untuk kemajuan bangsa.
“Makanya tadi Pak Kiai bilang wajib untuk semua santri di sini, bukan hanya santri Tambakberas ya untuk meneladani Mbah Kiai Wahab. Jadi santri-santri sebagai generasi penerus wajib meneladani beliau,” kata Gibran.


















