Setelah dilantik, Sekda definitif akan langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah seperti percepatan penanganan banjir dan genangan, pengawalan pelaksanaan MTQ tingkat nasional agar kawasan Simpang Lima bebas banjir, integrasi layanan digital Semarang dalam Genggaman, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan putus sekolah.
“Kita punya PR besar, Pak Handi dan teman-teman. Akan ada MTQ, tuan rumahnya Kota Semarang. Ini tantangan pertama untuk dapat mengorkestrasi teman-teman bagaimana caranya Simpang Lima ini tidak banjir,” tuturnya.
Agustina juga meminta Sekda baru segera mengonsolidasikan birokrasi agar pelayanan publik berjalan makin cepat dan profesional.
“Tancap gas, Pak. Pastikan pegawai fokus kerja melayani warga,” ujarnya.
Dari Kota Malang
Handi Priyanto sebelumnya berkarier panjang di Pemerintah Kota Malang dan terakhir menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Malang.
Pengalaman tersebut diyakini menjadi bekal kuat untuk mempercepat transformasi birokrasi di Kota Semarang. [AZM]


















