Royalti emas juga diusulkan meningkat dari 7-16 persen menjadi 14-20 persen, disertai tambahan rentang harga baru hingga di atas 5.000 dolar AS per ons.
Sementara itu, royalti perak berubah dari flat 5 persen menjadi progresif 5-8 persen, sedangkan royalti timah naik dari 3-10 persen menjadi progresif 5-20 persen.
Untuk bijih nikel, tarif royalti tetap berada di kisaran 14-19 persen, namun interval harga disesuaikan lebih rendah sehingga kenaikan tarif berpotensi terjadi lebih cepat.
Sentimen tersebut tercermin dari anjloknya sektor bahan baku komoditas atau IDXBASIC sebesar 7,80 persen, diikuti sektor energi atau IDXENERGY yang turun 4,59 persen, serta sektor transportasi atau IDXTRANS yang melemah 5,72 persen.
Adapun sepanjang perdagangan, tercatat sebanyak 138 saham menguat, 607 saham melemah, dan 214 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp12.405 triliun.
Aktivitas perdagangan tercatat 54,39 miliar saham berpindah tangan melalui 2,8 juta transaksi, sementara nilai transaksi tercatat mencapai Rp36,07 triliun. [Ant]


















