Imbas 2 Proyek Besar di Gombel Lama, Rumah Warga Retak

Setidaknya ada 19 rumah warga di lingkungan tersebut yang mengalami keretakan dampak dari adanya pengerjaan dua proyek besar tersebut.

Tak hanya dinding rumah yang mulai retak-retak dalam beberapa bulan terakhir, tapi warga juga mengeluh banyaknya debu dan suara bising dari aktivitas proyek.

Ketua RT 06 Tugimin mengatakan dampak yang dirasakan warga tidak hanya berupa kerusakan bangunan, tetapi juga debu dari aktivitas proyek serta penurunan pendapatan pelaku UMKM sejak Jalan Gombel Lama ditutup total.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Kuatkan Eksistensi Pokdarwis, Agustina Wali kota Semarang Siapkan Pameran Berkala Khusus Pokdarwis

Ia menyebut ada 19 rumah dari 16 kepala keluaran yang merasakan dampak pembangunan dua proyek besar tersebut. Ia juga telah melaporkan hal terebut ke pihak Kelurahan Tinjomoyo.

“Sebelum ada proyek itu retakannya cuman milimeter ukurannya, sekarang sampai sentimeter. Bahkan di rumah Pak Paryono ada retakan yang bisa dimasuki jari tangan,” kata Tugimin.

Menurutnya, pihak pelaksana proyek telah melakukan pendataan dan dokumentasi terkait kondisi rumah warga melalui foto maupun sketsa sebagai penanganan awal. Ia berharap ada kompensasi atau perbaikan yang ditanggung oleh pelaksana proyek atas kerusakan rumah-rumah warga tersebut. 

BACA JUGA  Siswa SLB Negeri Semarang Ikuti Cek Kesehatan Gratis Anak Serentak

“Kami berharap ada perbaikan atau kompensasi atas kerusakan rumah warga. Dampak yang dirasakan bukan hanya keretakan bangunan, tetapi juga debu dari proyek yang sangat mengganggu kenyamanan warga,” tandasnya.

Pos terkait