Kedutaan Besar Israel di Washington membantah laporan tersebut dan menyatakan bahwa tuduhan Israel melakukan pengumpulan intelijen terhadap pejabat pemerintah Amerika Serikat adalah “sepenuhnya tidak benar”.
Sementara itu, Pentagon menolak memberikan komentar, sedangkan seorang pejabat Gedung Putih menggambarkan laporan tersebut sebagai informasi yang tidak benar.
Namun demikian, Emily Harding, Wakil Presiden Departemen Pertahanan dan Keamanan di Center for Strategic and International Studies, menggambarkan Israel sebagai negara yang memiliki “layanan intelijen yang sangat agresif.”
“Mereka sangat tertarik mengetahui apa yang sedang kami lakukan,” tambahnya. [Ant/Anadolu]















