Luncurkan Bus Listrik, Pemkot Semarang Bertahap Pensiunkan “Cumi-Cumi Darat”

“Saya meminta masukan dari masyarakat. Kalau masih ada yang mengeluarkan ‘cumi-cumi darat’, laporkan saja kepada Pemerintah Kota supaya nanti dipanggil oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan diminta untuk segera memproses penggantian armada,” tegasnya.

Peluncuran armada bus listrik berkapasitas 80 penumpang ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa transportasi massal energi bersih dapat diandalkan tanpa mengurangi kenyamanan pengguna jalan.

Adapun pengadaan armada bus listrik Trans Semarang ini mengandalkan hasil karya industri otomotif dalam negeri, yakni karoseri Laksana yang berkolaborasi dengan Hino. 

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Banjir Semarang, Pemprov Jateng Tambah Pompa, Bisa Sedot 1.900 Liter per Detik

Penggunaan produk lokal ini dipilih karena telah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen.

Terkait target konversi seluruh armada Trans Semarang menjadi berbasis listrik secara menyeluruh, Pemkot Semarang menegaskan akan melakukan kajian teknis dan finansial yang mendalam terlebih dahulu agar proses transisi berjalan optimal.

Pos terkait