MATASEMARANG.COM – Kemajuan Ibu Kota Jawa Tengah terus bergerak dinamis melalui sinergi antara modernisasi transportasi umum dan efisiensi tata kelola infrastruktur kota.
Pemerintah Kota Semarang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan BLU Trans Semarang tidak hanya berfokus pada transisi energi bersih dan peningkatan kelaikan armada, tetapi juga sigap dalam mengadaptasi dinamika lalu lintas kota.
Selain itu, pihak Dishub juga memanfaatkan teknologi sensor pintar (Smart PJU) demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat secara luas.
Penyesuaian Rute Operasional dan Fleksibilitas Layanan Trans Semarang

Untuk mendukung agenda besar daerah serta pemeliharaan infrastruktur, Trans Semarang memberlakukan penyesuaian rute operasional secara fleksibel di beberapa kawasan utama:
- Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang (13–14 Oktober 2026): Imbas penutupan ruas jalan kawasan Tugu Muda untuk gladi bersih dan puncak upacara, pengalihan rute sementara diberlakukan bagi armada Koridor 1, 2, 3A, 3B, 4, 5, 8, Feeder 1B, hingga Layanan Malam (LM).
- Proyek Jalan Arteri Yos Sudarso (Mulai 19 Oktober 2026): Pengerjaan peningkatan mutu jalan di kawasan Yos Sudarso berdampak pada penyesuaian rute Koridor 5 (PRPP – Meteseh PP). Seluruh armada dialihkan melintasi Jalan Madukoro, sehingga halte di sepanjang Jalan Anjasmoro dinonaktifkan sementara.
Masyarakat dan pengguna setia diimbau untuk terus memantau kanal resmi Trans Semarang guna menyesuaikan titik naik-turun armada dan waktu perjalanan.
Inovasi Smart PJU: Sensor Pintar Penerangan Jalan Kota

Di sisi fasilitas pendukung jalan raya, Dishub Kota Semarang mulai mengadopsi teknologi Smart Penerangan Jalan Umum (Smart PJU).
Sistem sensor pintar ini memungkinkan pemantauan kondisi lampu jalan secara langsung melalui dashboard pemantauan tanpa perlu menunggu laporan manual warga atau patroli lapangan.
Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan bahwa uji coba awal Smart PJU diterapkan di tiga ruas jalan protokol utama, yakni Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, dan Jalan Imam Bonjol.
Jika lampu padam, sistem akan mendeteksi kerusakan secara otomatis sehingga tim teknis di lapangan dapat melakukan perbaikan dengan lebih cepat dan efisien.
Ke depan, seluruh jaringan PJU di Kota Semarang ditargetkan terkoneksi dalam satu sistem terpadu.

















