Mitigasi Kemarau 2026, Pemprov Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air Bersih

Ilustrasi musim kemarau (pixabay/ Sarah_Loetscher)
Ilustrasi musim kemarau (pixabay/ Sarah_Loetscher)

MATASEMARANG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan langkah proaktif dalam menghadapi ancaman kemarau tahun 2026.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah telah menyiapkan total 123 juta liter air bersih untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah yang masuk dalam zona rawan kekeringan.

Langkah mitigasi dini ini diambil guna menekan dampak krisis air bersih bagi masyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan di Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Mendagri: UUD 45 Buka Peluang Kepala Daerah Dipilih DPRD

Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat setidaknya 18 kabupaten/kota yang diperkirakan akan terdampak kekeringan pada tahun ini.

Kepala BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan mengungkapkan bahwa kesiapan armada dan pasokan air tersebut merupakan hasil koordinasi intensif dengan BPBD di tingkat kabupaten/kota sejak awal tahun.

“Tahun 2026 ini, kami sudah menyiapkan 123 juta liter air dari 18 daerah yang diperkirakan terdampak. Semua sudah siap untuk didistribusikan kepada masyarakat,” ujar Bergas dalam rapat koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan I-2026 di Semarang, Senin 5 Mei 2026.

BACA JUGA  BPK Jateng Berikan Pemkot Semarang Catatan Meskipun Raih WTP

Pihak BPBD memprediksi Pulau Jawa akan mulai memasuki musim kemarau pada periode Juni hingga Desember 2026. Pola iklim tahun ini diperkirakan memiliki kemiripan dengan kondisi kemarau pada tahun 2024 lalu.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024, BPBD Jateng berhasil menyalurkan sekitar 54 juta liter air bersih.

Peningkatan alokasi hingga dua kali lipat pada tahun 2026 ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi dampak kekeringan yang lebih luas.

Pos terkait