Modernisasi Armada Diharapkan Percepat Transformasi Layanan Trans Semarang

modernisasi armada Trans Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)
modernisasi armada Trans Semarang. (matasemarang.com/Lia Dina)

“Trans Semarang harus dikelola secara profesional. Bila ada armada yang tidak lolos uji kelayakan, operator wajib mengganti atau memperbaikinya sesuai ketentuan kontrak,” tuturnya.

Kebijakan tersebut, menurutnya, penting untuk menjaga konsistensi kualitas dan mendukung transformasi layanan secara menyeluruh. Selain pemeriksaan armada, Trans Semarang juga wajib terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan reguler.

BLU perlu memastikan bahwa pelatihan bagi pengemudi dan kru dilakukan berkala mengikuti standar pelayanan yang ditetapkan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Komisi C Minta Psikologis Sopir Bus Trans Semarang Diperiksa Secara Berkala

“Modernisasi armada harus diiringi modernisasi kompetensi SDM. Pengemudi dan kru Trans Semarang harus punya kualitas pelayanan yang baik, paham rute, dan siap dalam kondisi darurat,” jelas Agustina.

Di sisi manajemen, Agustina menyampaikan bahwa BLU juga telah melakukan monitoring terhadap beban operasional, termasuk subsidi, BOK, serta evaluasi kontrak operator.

Pemantauan itu, menurutnya menjadi dasar pemerintah dalam memastikan penambahan armada berjalan stabil dan tidak membebani kualitas pelayanan.

“Trans Semarang harus menjaga efisiensi tanpa mengurangi standar layanan. Transformasi layanan tidak boleh berhenti hanya karena tantangan anggaran,” kata dia.

BACA JUGA  Viral Video Pintu Bus Trans Semarang Terbuka saat Jalan, Manajemen: Tidak Sesuai SOP

Dalam langkah lanjutan dari laporan BLU Trans semarang, Agustina berharap koridor-koridor padat seperti Koridor I, II, III, IV, dan VIII tetap rutin menerapkan strategi pengawasan khusus. Koridor tersebut menjadi titik penumpang terbesar sehingga membutuhkan kedisiplinan jadwal, kehandalan armada, dan kesiapan kru.

Pos terkait