Agustina juga mengapresiasi pengukuhan 10 Sobat Bersinar dari kalangan pelajar SMA dan SMK di Kota Semarang. Menurutnya, keberanian anak muda mengambil peran dalam gerakan antinarkoba perlu terus diberikan ruang karena pesan positif dari sesama generasi muda dapat menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan pergaulan yang sehat.
“Saya ingin Sobat Bersinar menjadi contoh bahwa anak muda Kota Semarang bisa menjadi bagian dari solusi. Jadilah teman yang saling menjaga, saling mengingatkan, dan berani mengajak teman-temannya melakukan kegiatan positif. Jangan pernah takut mengatakan tidak terhadap narkoba,” pesannya.
Menurut Agustina, perlindungan terhadap generasi muda semakin mendesak mengingat kelompok usia muda menjadi salah satu kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkotika.
Kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama karena keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.
“Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang sehat, cerdas, unggul, produktif, berkarakter, dan memiliki daya saing. Narkoba dapat merampas seluruh potensi itu. Maka, ketika kita menyelamatkan satu anak dari narkoba, sesungguhnya kita sedang menyelamatkan satu masa depan,” tegasnya.
BNN menempatkan pencegahan sejak usia dini sebagai bagian penting dari strategi menghadapi narkotika, sejalan dengan semangat War on Drugs for Humanity.
Melalui tagline “One Step Against Drugs: Melangkah Bersama untuk Indonesia Bersinar”, BNNP Jawa Tengah menegaskan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana: keberanian anak menolak narkoba, kepedulian orang tua dan guru, serta lingkungan yang saling menjaga.

















