MATASEMARANG.COM – Pemerintah Kota Semarang mulai melakukan upaya perbaikan drainase di kawasan Simpang Lima. Pasalnya, kawasan yang menjadi jantung Kota Semarang ini setiap kali turun hujan kerap kali mendatangkan genangan yang cukup tinggi.
Sebagai contoh saat kegiatan Semarang Night Carnival (SNC) pada awal Mei 2026, Kota Semarang yang diguyur hujan lebat langsung berimbas pada penundaan SNC karena area Simpang Lima mengalami banjir dengan ketinggian sekitar 59 sentimeter.
Kali ini langkah yang dilakukan Pemkot Semarang untuk meminimalisir genangan agar mobilitas masyarakat tetap lancar adalah dengan melakukan perbaikan drainase.
Penataan drainase di kawasan pusat kota tersebut diintensifkan untuk menjaga Simpang Lima tetap menjadi ruang publik yang nyaman bagi warga, mendukung aktivitas ekonomi, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berolahraga, berwisata, maupun menjalankan usaha di kawasan tersebut.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), berbagai pekerjaan teknis dilakukan untuk meningkatkan kapasitas saluran air. Langkah yang saat ini dikerjakan antara lain pembersihan saluran gendong di sekeliling Simpang Lima dari sedimentasi, sampah, dan material lain yang dapat menghambat aliran air.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto menjelaskan bahwa normalisasi saluran dilakukan agar air hujan dapat mengalir lebih cepat dan tidak menumpuk di kawasan pusat kota.
Selain pembersihan saluran, DPU juga menambah pipa buang yang menghubungkan saluran gendong dengan saluran di lingkar dalam Lapangan Pancasila Simpang Lima.
















