Kolaborasi Bank Jateng Syariah dan PDAM Kota Semarang: Pasang Baru Bisa Diangsur

Penandatangan MoU PDAM Tirta Moedal Semarang dengan Bank Jateng Syariah (matasemarang.com/Lia Dina)
Penandatangan MoU PDAM Tirta Moedal Semarang dengan Bank Jateng Syariah (matasemarang.com/Lia Dina)

MATASEMARANG.COM – Pemasangan sambungan air bersih kini tak lagi menjadi beban finansial yang berat bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Semarang.

Melalui kolaborasi strategis antara Perumda Air Minum Tirta Moedal dan Bank Jateng Syariah, warga kini bisa menikmati layanan air bersih hanya dengan bermodalkan KTP dan skema angsuran yang sangat terjangkau.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua BUMD tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Stok Gas LPG 3 kg Aman, Pemkab Semarang Siap Operasi Pasar Jika Harga Naik

Langkah ini dirancang khusus untuk memangkas kendala biaya awal pemasangan air yang sering kali mengurungkan niat warga untuk mengakses air bersih yang layak.

Direktur Utama Perumda Tirta Moedal Kota Semarang Ady Setiawan mengungkapkan bahwa biaya pasang baru yang umumnya mencapai kisaran Rp2 juta kini dapat dicicil dengan tenor yang sangat longgar, yakni hingga 10 tahun berkat dukungan fasilitas pembiayaan tersebut.

“Biayanya sangat murah dan terjangkau. Kalau dihitung-hitung, angsurannya itu setara dengan menyisihkan uang satu bungkus rokok per hari. Jadi, hanya dengan menghemat rokok, masyarakat sudah bisa mendapatkan akses air bersih,” ujar Wawan, sapaannya, Kamis, 6 Agustus 2026.

BACA JUGA  220 Pompa di Semarang Siap Beroperasi Hadapi Musim Hujan

Wawan menegaskan bahwa terobosan ini merupakan wujud nyata kepedulian BUMD dalam menjamin hak dasar masyarakat terhadap air minum tanpa terhalang kondisi ekonomi.

“Ini adalah gebrakan yang luar biasa. Tanpa mengenal skala kemampuan, masyarakat berpenghasilan rendah pun tetap mendapatkan hak untuk akses air minum,” tuturnya.

Pos terkait