- Kelurahan Tanjungmas jadi Ruang Bersama Indonesia sebagai bentuk gerakan perlindungan perempuan dan anak di tingkat akar rumput
MATASEMARANG.COM — Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam gerakan perlindungan perempuan dan anak di tingkat akar rumput.
Berbekal rekam jejak sebagai pilot project Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DKRPPA) pertama di Indonesia pada 2022, kini wilayah pesisir tersebut melangkah lebih jauh lewat penguatan Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Sebanyak 25 Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (Sapa) Kelurahan Tanjungmas mengikuti workshop pengembangan RBI yang berlangsung di Rumah Sehat Pertamina Semarang.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang, Yayasan Anantaka, Forum Media Sapa Kota Semarang, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang.
Direktur Yayasan Anantaka Tsaniatus Solihah menjelaskan bahwa konsep RBI merupakan penyempurnaan dari skema DKRPPA.
Penekanan utamanya terletak pada keterlibatan aktif masyarakat agar relawan tidak sekadar menjadi penerima informasi, melainkan penggerak utama di lingkungan warga.
“Relawan Sapa memiliki peran penting sebagai pengidentifikasi risiko, pengumpul data berbasis kelurahan, penggerak komunitas, agen perubahan sosial, responder awal kasus, sekaligus penghubung masyarakat dengan layanan formal,” kata Tsaniatus, Senin, 21 September 2026.
Melalui workshop ini, para relawan dibekali kompetensi terstruktur untuk menjalankan fungsi-fungsi krusial di lapangan seperti menyosialisasikan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan terhadap anak secara berkala.


















