- Pihak Istana, sejauh ini, hanya menyiarkan rekaman video bagian awal pertemuan tanpa ada suara
MATASEMARANG.COM – Di tengah ramai masalah kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang dilalukan para jenderal polisi, Prabowo bersama Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengumpulkan 10 mantan kapolri.
Dalam persamuhan itu, Presiden Prabowo memimpin pertemuan dengan para mantan kapolri beserta Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, dan sejumlah pejabat utama Polri di kediaman pribadi Presiden, di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu.
Di Hambalang, kapolri dari masa ke masa itu berdiskusi dengan Presiden Prabowo yang juga didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Menteri Pertahanan Marsekal TNI Yusuf Jauhari, dan Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya.
Pertemuan tersebut digelar di tengah pengusutan kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh dan masyarakat sipil yang diduga dilakukan oleh jenderal bintang empat dan juga mantan Kapolri berinisial LSP beserta beberapa perwira tinggi Polri.
Sebelum pertemuan, Presiden Prabowo menyalami lebih dulu jajaran mantan kapolri saat mereka memasuki ruang pertemuan.
Sebanyak 10 mantan kapolri yang mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo di Hambalang, yaitu Jenderal Pol. (Purn.) Roesmanhadi; Jenderal Pol. (Purn.) Surojo Bimantoro; Jenderal Pol. (Purn.) Da’i Bachtiar; Jenderal Pol. (Purn.) Sutanto; Jenderal Pol. (Purn.) Bambang Hendarso Danuri.

















