“Setelah pembagian merchandise dilempar, orang-orang turun dan berebut. Saat itu tribunnya bergerak,” katanya.
Ia mengaku tribun sebenarnya sudah terasa bergoyang sejak rangkaian acara pembukaan berlangsung.
“Waktu acara pembukaan, saat menyanyikan Indonesia Raya, tribun itu sebenarnya sudah goyang,” kata dia yang duduk di bagian belakang tribun VIP.
Beberapa saat kemudian, kata dia, tribun ambruk sehingga banyak penonton terjatuh dan saling bertumpukan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban mengalami luka-luka dan dievakuasi menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari panitia penyelenggara maupun pihak berwenang terkait penyebab pasti ambruknya tribun, jumlah korban secara keseluruhan, maupun kondisi terbaru para korban yang menjalani perawatan.
Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas bersama petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk menyelidiki penyebab insiden tersebut. [Ant]

















