Realisasi Investasi Semarang Melesat Lebih dari 100 Persen

Mall 23 Semarang

MATASEMARANG.COM – Investasi di Kota Semarang melesat melebihi target yang ditetapkan yakni mencapai 101,34 persen atau sekitar Rp11,14 triliun. Ini menjadi hal yang membanggakan di tengah tantangan ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Tercapainya target realisasi investasi ini karena Kota Semarang dianggap memiliki daya tarik sebagai tujuan investasi di Jawa Tengah.

“Kami melihat tren investasi terus bergerak positif. Banyak investor yang melihat Semarang sebagai kota dengan prospek ekonomi yang menjanjikan dan memiliki pasar yang terus berkembang,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang Puput Widhiatmoko Hadinugroho, Minggu, 7 Juni 2026.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Makroekonomi Membaik, OJK: Perbankan Optimistis Solid hingga Akhir 2025

Puput mengatakan Kota Semarang yang memiliki lokasi strategis juga memiliki kemudahan perizinan yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor.

Guna menarik para investor, DPMPTSP memperkuat pelayanan berbasis digital melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta pendampingan langsung bagi pelaku usaha.

Diakui Puput, saat ini Kota Semarang sebagai kota metropolitan banyak dilirik investor dengan terlihat banyaknya proyek besar yang sedang dan akan dibangun.

Sejumlah proyek strategis yang saat ini berjalan menjadi indikator positif pertumbuhan investasi daerah.

BACA JUGA  Hendak Cari Ikan, Lansia Temukan Mayat Bayi di Aliran Sungai Senjoyo

proyek tersebut seperti pembangunan pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga kawasan industri yang diperkirakan akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Salah satu proyek terbaru adalah rencana pembangunan Hotel Hyatt di kawasan belakang Mall 23 Semarang. Selain itu, ada investor asal India yang baru melakukan groundbreaking pabrik farmasi di Kawasan Industri Wijaya Kusuma dengan nilai investasi sekitar Rp100 miliar,” bebernya.

Pos terkait