MATASEMARANG.COM – Program kompor listrik kembali digulirkan setelah dibatalkan pada 2022. Pemerintah menargetkan program untuk memangkas subsidi LPG ini mulai dijalankan pada tahun 2027. Kelak, masyarakat sasaran bakal menerima paket gratis kompor dan alat masak listrik.
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut pada 2027 pemerintah melakukan transisi dari kompor gas menjadi kompor listrik atau induksi dalam rangka mengurangi beban subsidi energi.
“Rumah tangga ini masih masak menggunakan LPG, kita ganti dengan kompor listrik, kompor induksi,” kata Eddy di Jakarta, Selasa, saat diskusi bertajuk “Reformasi Subsidi Energi”.
Menurut dia, program kompor listrik sudah masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dalam rangka mengurangi ketergantungan impor LPG.
Ia mengatakan bahwa program tersebut terus dikawal, agar transisi energi gas ke listrik benar-benar terwujud sehingga dapat mengurangi subsidi energi yang terus membengkak.
Eddy menyatakan bahwa dari data yang dimiliki, pemerintah harus mengeluarkan sebanyak Rp390 triliun untuk mensubsidi energi baik berupa bahan bakar minyak (BBM) maupun listrik.
“Perhitungan kami subsidi kompensasi termasuk subsidi listrik itu kurang lebih Rp390 triliun sebelum permasalahan perang yang ada di Timur Tengah,” ujarnya.
Untuk itu, transisi energi perlu dilakukan dalam rangka menekan subsidi yang tidak tepat sasaran, bahkan kata Eddy, terdapat kajian menyatakan bahwa 63 persen dinikmati orang mampu.
Ia mengatakan bahwa pada 2027 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menggulirkan program kompor listrik, di mana nantinya para penerima manfaat mendapatkan kompor listrik dan alat masak gratis.


















