Revitalisasi Keraton Surakarta Hadiningrat Harus Berkelanjutan

MATASEMARANG.COM – Menteri Kebudayaan Fadli Zon terus mendorong upaya revitalisasi keraton, museum, dan kawasan budaya di lingkungan Keraton Surakarta Hadiningrat secara bertahap dan berkelanjutan.

Revitalisasi, menurut dia, tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga mencakup penguatan narasi sejarah, pengelolaan yang profesional, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pengalaman publik.

“Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu pusat peradaban budaya Jawa yang memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi budaya kelas dunia. Melalui revitalisasi yang terencana dan kolaboratif, kita ingin menghadirkan kawasan budaya yang hidup, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Fadli Zon saat menghadiri silaturahmi Idul Fitri di Keraton tersebut, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA  Jenderal Tandyo Kelahiran Solo Jabat Wakil Panglima TNI

Dengan pendekatan tersebut, Keraton diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi unggulan yang mengintegrasikan wisata budaya, sejarah, religi, dan edukasi.

Menbud menekankan bahwa Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memiliki posisi penting sebagai pusat kebudayaan Jawa yang menyimpan nilai sejarah, tradisi, dan peradaban yang panjang.

Status Keraton sebagai kawasan cagar budaya peringkat nasional menuntut tanggung jawab bersama dalam menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sebagaimana amanat konstitusi untuk memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia.

BACA JUGA  Megawati: AI Tanpa Dasar Etika Hanya Lahirkan Bentuk Penindasan Baru

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Fadli meninjau sejumlah kawasan di lingkungan Keraton, di antaranya Siti Hinggil dan Museum Keraton, untuk melihat langsung kondisi bangunan serta potensi pengembangan kawasan sebagai destinasi budaya.

Pos terkait