MATASEMARANG.COM – Proses SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) 2026 jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Semarang diwarnai berbagai strategi dari para orang tua calon siswa.
Memasuki hari kedua pendaftaran, para orang tua dituntut jeli dalam membaca peluang agar anak-anak mereka bisa diterima di sekolah negeri impian.
Salah satu perjuangan ditunjukkan oleh Ika Sudarmi warga Mugas yang mendatangi SMP Negeri 2 Semarang pada Selasa, 23 Juni 2026.
Ia sengaja datang langsung ke sekolah karena sang anak sebelumnya menempuh pendidikan dasar di luar Kota Semarang, tepatnya di SDN 1 Jipang, Penawangan, Kabupaten Grobogan.
Ika mengatakan karena asal sekolah dari luar kota, maka proses pendaftaran tidak bisa langsung dilakukan secara online mandiri, melainkan harus melalui satuan pendidikan terlebih dahulu setelah sebelumnya melakukan penambahan nominasi.
Ia berencana mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 2 Semarang melalui jalur afirmasi karena dinilai memiliki peluang yang lebih besar.
Namun, ia sempat menemui kendala karena DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sang anak belum masuk sistem, sehingga ia diarahkan untuk mengurusnya terlebih dahulu ke Dinas Pendidikan.
“Saya berencana memasukkan lewat jalur afirmasi di SMP 2 tapi DTKS-nya belum bisa masuk, makanya ini sama sekolahan disuruh ke Dinas pendidikan untuk mengurus itu,” kata Ika.
Ika mengaku sangat berharap anaknya yang memiliki nilai rata-rata rapor 83 tersebut bisa diterima di SMP Negeri 2 Semarang karena tertarik dengan kedisiplinan dan banyaknya siswa berprestasi yang ia lihat melalui media sosial sekolah tersebut.


















