- Tahun ini, anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa dilaksanakan setelah sebelumnya para pemenang diumumkan kepada publik
MATASEMARANG.COM – Anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) 2026 menobatkan novel “Ikhtiar yang Tak Benar-Benar” karya Nukila Amal, kumpulan cerita pendek “Hantu Ulang-alik” karya Ratri Ninditya, dan kumpulan puisi “Nusantara, Amnesia” karya Ari Pahala Hutabarat sebagai tiga karya sastra terbaik tahun itu.
Direktur Program KSK 2026, Gema Mawardi, menjelaskan bahwa tahun itu, daftar pemenang diumumkan kepada publik terlebih dahulu sebelum malam anugerah yang bakal berlangsung di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta Pusat pada Sabtu (12/9).
“Ini dibedakan dari pelaksanaan KSK tahun-tahun sebelumnya di mana pengumuman dari Dewan Juri dan anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa dilaksanakan pada hari yang sama. Tahun ini, anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa dilaksanakan setelah sebelumnya para pemenang diumumkan kepada publik,” kata Gema Mawardi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Lima juri yang menilai karya tersebut, yaitu Andina Dwifatma, Arif Bagus Prasetyo, Martin Suryajaya, Ni Made Purnama Sari, dan Saras Dewi, sepakat memilih ketiga buku itu karena ceritanya yang memikat dan dekat dengan realitas kehidupan.
Andina Dwifatma menyebutkan novel “Ikhtiar yang Tak Benar-Benar” unggul lewat teknik bercerita yang matang serta keberhasilan dalam menghadirkan novel polifonik yang berisi aneka suara dan gagasan.
“Pengarang dapat mengisahkan suara bermacam-macam karakter di dalamnya tanpa terjebak ke dalam nada yang serupa. Selain itu, pengarang juga berhasil mengolah tema domestik menjadi penjelajahan estetik yang berbobot,” ujar Andina Dwifatma. [Ant

















