UIN Jakarta Telaah Rekam Jejak Kakek Prabowo untuk Diusulkan Jadi Pahlawan

Kakek Prabowo
RM Margono Djojohadikoesoemo. Wikipedia
  • Pengusulan pahlawan nasional memerlukan keseimbangan antara riset historiografi dan penyebarluasan informasi ilmiah kepada publik

MATASEMARANG.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Negeri (FEB UIN) Jakarta menelusuri rekam jejak Raden Mas (RM) Margono Djojohadikoesoemo atau kakek Presiden RI Prabowo Subianto guna memperkuat validasi naskah akademik pengusulan sebagai pahlawan nasional. 

Kegiatan ini dilakukan bersama forum kerukunan warga Banyumas, yang tergabung dalam Seruan Eling Banyumas (Serulingmas) sebagai kelanjutan dari kegiatan Seminar Nasional bertajuk “Perintis dan Kepeloporan RM Margono Djojohadikusumo dalam Meletakkan Fondasi Sistem Keuangan Modern untuk Pembangunan Perekonomian Indonesia”.

BACA JUGA  Timteng Memanas, Puan: Penyelenggaraan Haji Harus Tetap Dilaksanakan

Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Ibnu Qizam dalam keterangan di Jakarta, Senin menyatakan kesiapan akademisinya untuk menindaklanjuti kajian seminar tersebut hingga tahap penyusunan berkas akhir. Pihaknya telah merancang kerja riset secara terstruktur dengan membagi tim ke dalam dua fokus utama.  

Bacaan Lainnya

“Kami membagi tugas ke dalam dua tim utama, yakni tim peneliti dan tim kajian akademis. Perjalanan sejarah RM Margono harus kita lihat secara utuh dan berkesinambungan,” katanya. 

BACA JUGA  Pengusulan KH Sholeh Darat Sebagai Pahlawan Nasional, Ini Langkah Pemkot Semarang

Ibnu Qizam menekankan bahwa pengusulan pahlawan nasional memerlukan keseimbangan antara riset historiografi dan penyebarluasan informasi ilmiah kepada publik.

“Pengabdian perlu semacam publikasi dan diseminasi supaya dua hal ini jalan berimbang. Ini penting untuk memberikan kemantapan agar usulan kita dapat diterima dengan baik oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, RM Margono merupakan pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) yang turut membangun ekonomi kerakyatan, perbankan nasional, serta pengembangan koperasi di Indonesia.

Pos terkait