- Pada tahin 1980-an, Indonesia pernah menyiapkan perempuan astronautnya, Pratiwi Sudarmono, dalam misi luar angkasa NASA. Namun dibatalkan setelah pesawat Challenger meledak pada 28 Januari 1986
MATASEMARANG.COM – Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengungkapkan kesanggupan Rusia membantu mengirim astronaut asal Indonesia terbang ke antariksa.
Dalam sebuah wawancara bersama RIA Novosti, Tolchenov memastikan bahwa pelatihan antariksawan asal Indonesia menjadi salah satu topik yang dibahas antara badan terkait di Moskow dan Jakarta.
Apabila pihak Indonesia benar tertarik mengirim astronaut ke luar angkasa, Dinas Antariksa Rusia, Roscosmos, siap membangun kerja sama dalam hal tersebut, kata dia.
“Kenapa kita tidak bisa mengirim astronaut Indonesia? Kalau saja dia bisa terbang ke luar angkasa dengan pesawat antariksa Rusia, hal itu akan sangat baik,” ucap Dubes Rusia untuk Indonesia itu.
Ia menambahkan bahwa Rusia sebelumnya telah berhasil menerbangkan antariksawan dari sejumlah negara, seperti Mongolia, Vietnam, dan Malaysia.
Calon Astronaut Indonesia
Pada tahun 1980-an, Indonesia pernah menyiapkan perempuan astronautnya, Pratiwi Sudarmono, dalam misi luar angkasa NASA. Namun dibatalkan setelah pesawat Challenger meledak pada 28 Januari 1986.
Pesawat hancur berkeping-keping hanya 73 detik setelah lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, AS. Tujuh astronaut di dalamnya tewas, termasuk Christa McAuliffe, seorang guru yang terpilih mengikuti misi luar angkasa.
Setelah insiden itu NASA membatalkan sementara penerbangan ke keluar angkasa termasuk pesawat ulang-alik Columbia yang akan membawa Pratiwi pada Juni 1986.
Andai Pratiwi kala itu jadi mengangkasa, ia jadi perempuan pertama di Asia yang menjadi astronaut. [Ant]


















